Skip to main content

Posts

Memanfaatkan Sisa Waktu

Saat waktu terus berjalan, tanpa bisa menunggu dan bahkan hanya meninggalkan. Aku berpikir hanya satu hal saja yang dapat aku lakukan yaitu mengejarnya. Tapi apa yang terjadi? Aku tetap tidak bisa mencegahnya untuk terus berjalan. Aku tertinggal oleh waktu. Bumi berputar pada porosnya memerlukan waktu 24 jam, Bumi mengelilingi matahari memerlukan waktu 365 hari. Waktu terus berjalan. Terus berjalan? Sekarang usiaku telah menginjak 22 tahun, terhitung pada tahun masehi. Telah cukup lama menemani bumi dalam mengelilingi matahari. Tapi apa yang telah aku lakukan dalam hidupku dalam lingkup dunia ini? Nihil. Aku sadar, tak bisa selamanya menambahkan waktu pada usiaku,  waktuku pasti akan berakhir suatu saat nanti. Jadi sekarang, sudahkah aku melakukan sesuatu untuk hidupku? Jawab ku, Belum. Kehadiran manusia di bumi (Dunia) ini pasti ada tujuannya. Tujuan yang amat mulia. Menjadi khalifah dimuka bumi. Ketika tujuan itupun telah sama-sama diketahui semua manusia, apakah itu membu...

Tanpa Batasan Apapun

Setelah kepergianmu tahun lalu, aku merasa berbeda. Kamu tak seperti dulu. Kamu berbeda dalam kemasanmu yang indah. Kamu adalah seseorang yang dulu ku kenal begitu dekat. Aku takut kau tak mengenaliku dan menginginkanku lagi. Tapi senyumanmu itu tak pernah berubah, senyuman yang meyakinkanku bahwa kamu tetap yang dulu. Kita tak pernah menyatakan perpisahan meskipun kamu tak pernah pula memberikan seberkas informasi yang penting untukku. 1 tahun telah berlalu, kamu tetap kekasihku, tetap akan jadi pendampingku. Saat ini, di pagi ini, di waktu kita bertemu lagi. Aku berjanji tak akan membiarkanmu pergi lagi. Karena dengan begitu aku bisa merasakan kesempurnaan cinta ini tanpa batasan apapun. Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari http://www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Tetap Bertahan dari Jauh

Aku melihatnya menangis ketika ia merasakan betapa dalamnya ditinggalkan ribuan kilometer oleh keluarganya. Apakah aku bisa membuatnya kembali tersenyum?. Aku adalah orang yang ia anggap hanya sebagai piguran hidupnya. Aku sadar itu. Bertahun-tahun yang aku lewati untuk menunjukan semua rasa peduli ini, tapi tetap terasa biasa dimatanya. Aku tetap bertahan dalam kelemahanku, aku tau dia sedang berada diposisi yang sangat rawan dalam hatinya. Aku sempat berpikir untuk pergi ketika ia bersikap dingin. Tapi aku tetap bertahan disaat apapun untuk dia. Kepergian keluarganya memang sangat memukul perasaanya. Tapi keterpukulan hati ini, tidak akan terasa ketika aku bersedia menemaninya disaat semua dalam hidupnya pergi. Aku tetap disini, bersamamu dan tetap bertahan dari jauh. Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari http://www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Negara Kecil Satu-satu (2)

Mengapa negara kecil satu-satu tak bersatu? Jawabannya adalah karena 4 grup besar ini memiliki kepentingan berbeda, tak mengijinkan masing-masing dari kelompoknya membaurkan diri. Keegoisan dari semua grup ini? Iya. Karena mereka telah merasakan nyaman dengan kelompoknya masing-masing. Jadi,mereka berpikir "untuk apa lagi bersatu dengan kelompok lain?". Karena itulah selalu ada sekat yang terlihat di antara kelompok-kelompok ini. Selain itu, adanya ketidaksukaan diantara individu kelompok satu dengan individu kelompok lain yang juga menyebabkan kesatuan ini sulit terwujud. Tapi jangan salah, usaha untuk bersatu selama ini ada, tapi tak bisa menutupi kesenjangan yang sudah terlanjur tercipta. Usaha kita pada negara ini belum cukup kuat untuk membuat kesatuan yang didambakan. --------------------------------------- Saya adalah salah satu dari 25 warga negara dari NKSS (Negara kecil satu-satu), yang pernah berganti kelompok. Mengapa berganti kelompok? Karena ketidaksen...

Negara Kecil Satu-satu (1)

Indonesia merupakan negara yang memiliki suku, bahasa, agama yang beragam. Negara ini menjadi salah satu negara yang memiliki keragaman yang paling banyak diantara negara lain di dunia ini. Suku bangsa yang beragam di seluruh indonesia, memiliki karakteristik yang sangat khas disetiap daerah. Ironisnya, keragaman ini sangat beresiko tinggi menghasilkan benturan dan konflik. Perbedaan ini seharusnya bukan jadi masalah, tetapi harus menjadikannya sebagai kekuatan untuk bersatu. Seperti yang kita kenal NKRI (Negara Ke SATU an Republik Indonesia). "Bhineka tunggal ika" (berbeda-beda tetapi tetap satujua). Apa hubungannya keragaman dengan kesatuan? Saya pribadi punya jawaban, ketika ditanya pertanyaan diatas. "Ragam agama, kesatuan dalam bertoleransi. Ragam bahasa, kesatuan dalam berbahasa indonesia. Ragam suku, kesatuan dalam berinteraksi." Bersatu itu tak segampang, membuang sampah sembarangan. Bersatu itu tak segampang, menebang pohon sembarangan. Kenapa tak...

Semoga Pemerintah Mendengar

18 November 2014 Menjadi tanggal yang tak terpisahkan dari perbincangan semua kalangan. Hal ini dikarenakan kebijakan yang diambil oleh pemerintahan Republik Indonesia mengenai kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak). Kebijakan yang 'katanya' tak populer ini, memang cukup membuat tak nyaman seluruh rakyat indonesia, khususnya masyarakat menengah ke bawah. "Pemerintah memberikan kenaikan BBM disaat harga minyak dunia turun. Atas dasar apa harganya dinaikkan?" Pertanyaan diatas adalah pertanyaan awal saya atas kebijakan tersebut. jawaban yang saya dapat adalah pengalihan dari subsidi bbm yang 'katanya' sudah pada posisi tidak wajarnya menjadi berbagai macam keperluan untuk kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lain-lain. Tujuannya menekan subsidi bbm yang dianggap sudah tidak pada kapasitasnya. Pada dasarnya APBN yang sekarang sangat pas-pasan. Uniknya, jawaban yang saya dapat, tak begitu saja dapat diterima oleh masyarakat. Sebagian besar mencaci, sebagian la...

Seperti Air Hangat

Air berasal dari atom Hidrogen dan atom Oksigen yang saling berikatan satu sama lain, sehingga membentuk molekul H2O yang sangat kuat. Air pula yang merupakan susunan terpenting di planet bumi. Hampir lebih dari setengahnya berupa air. Air memiliki titik beku pada suhu 0 derajat Celcius, dan titik didih 100 derajat Celcius. Air memang tak selamanya menjadi cairan dalam keadaanya. Jika ia berada pada titik bekunya,ia akan mengeras membentuk padatan yang dingin, yang sering disebut Es. Jika ia berada pada titik didihnya, ia akan memanas, dan membuat dirinya menghilang, merubah dirinya menjadi gas, yang sering disebut uap air. Ibaratkan saja, manusia adalah air. Air yang mempunyai fungsi yang sangat penting, yang punya sifat yang sangat khas. Jika aku digolongkan menjadi air, aku pasti tergolongkan menjadi air dingin. Aku menjadi laki-laki yang terasa beku terhadap wanita, terlalu dingin untuk memanjakan wanita yang selalu ingin dimengerti. Aku tak bisa menghangatkan, malah sebali...