Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Cerita

KEMBALI PULANG #CATATANAJIZ

Wallpaper handphone orang didepanku membuat tertarik. Aku teringat sosok yang pernah ku lihat, entah siapa. Aku sempat berpikir begitu lama. Apakah teman lama, atau tetangga atau bahkan artis ternama. Jawaban tak kunjung ku dapat. Akhirnya kubawa hingga kantor. Hari itu ku telat masuk karena naik kereta yang telat 10 menit dari biasanya aku tumpangi. Dikantor pun aku tetap bertanya-tanya tentang sosok tadi. Tololnya aku, yang tak sempat menengok orang yang punya handphone tersebut. Niatku pun timbul, besok sepertinya harus telat lagi. Demi memuaskan rasa penasaranku. Keesokan harinya, ku sengaja naik diperon yang sama dan berharap bertemu dengan orang yang sama. Langkahku tepat pada sesuatu yang ku cari. Benar saja, orang yang sama ada di depanku. Seorang wanita yang menggunakan masker bermerk Sensi berwarna biru, dengan rambut terurai panjang. Seorang pemalu sepertiku bahkan tidak sempat untuk berani menegurnya, padahal tujuanku adalah menanyakan siapa sosok yang ada di wallpaper hand...

LUPA BERPURA-PURA #CATATANAJIZ

"Aldi, itu di depan ada cinta" saut mamah membuyarkan ku yang sedang bermain game Clash Of Clans.  "Seriusan cinta, jangan bohong? bilang tunggu gitu mah. Nanggung nih" jawabku yang sedang fokus berbacot ria dengan teman klan di game tadi. Ya, skill gak ada, bacot doang isinya. "Kali ini beneran, di" jawab mamahku.  4 Tahun yang lalu. Namaku Aldi, aku seorang pria yang jatuh hati pada seorang wanita, namanya Cinta. Aku sudah mengenal cinta cukup lama, meskipun kami tidak pernah berpacaran. Hari dimana aku berulang tahun, aku ajak mamah dan kakak perempuanku ke rumah cinta. Niatku sederhana, silaturahmi dengan cinta dan keluarganya. Keluargaku berkecukupan, tidak begitu kaya, atau miskin. Berbeda dengan cinta yang bisa dibilang keluarga berada ditingkat lebih tinggi.  Kami bertiga seperti touring. Mamah aku bonceng dan kakakku membawa motor sendiri. "Kita mau apa sih, di?" Tanya mamahku "Silaturahmi aja mah, mamah belum terlalu kenal cinta da...

MANUSIA PERLU PAKAI HATI #CATATANAJIZ

"Bro, hari ini jadi ke kampus?" tulisan yang kulihat dipesan singkat di handphoneku "Iya bro, jadi. Paling aku aga telat datangnya, ada masalah di jalan nih".. ------- Ilham (Ketua Panitia) sekaligus teman dekatku mengajakku untuk hadir di acaranya. Acara yang dihadiri beberapa penulis pemula. Karena ku sudah lama tertarik dengan dunia penulisan, aku pun tak ragu untuk datang. Ajakannya cukup menarik. " ren, nanti ketemuan dulu di kantor gue yah!" ajak ilham. "Aku langsung ke kampus saja ham. Takut nanti terlalu lama. Ada beberapa masalah dulu nih" Jawab ku yang memang sedang mengurusi masalah, yang sebenarnya bukan masalahku. ........ Akhirnya aku memang telat kira-kira 10 menit hadir diacara tersebut. Aku langsung saja menghampiri ilham yang memang sedang memantau kelangsungan acara. "Hei, bro rendi, apa kabar lu?, telat gini, ada apa sih memang?" tanya ilham "Hei bro, maaf nih, aku tadi ada sedikit masalah". ...

SULITNYA MENANGKAP UDARA #CATATANAJIZ

Njiiir, baru aja kemaren bilang mau ketemu, sekarang entah dimana. Gue mau cerita aja nih, bingung harus ngapain lagi. Kalo gue penyanyi mungkin udah bikin lagu dari cerita ini. Kalimat pertama ditulisan ini adalah cermin dari kebingungan gue terhadap seseorang. "Nif, kamu lagi sibuk ga?" begitu WhatApp yang masuk dengan nama kontak Rara, kemaren malem. "Engga ra, gue lagi selow ko. Ada apa nih malem-malem" yah, waktu gue liat jam, emang udah jam 11 malem. "Mau curhat dong, masalah kerjaan nih" bales rara. "Yap, cerita aja. Ada apa lagi nih?" memang rara sangat sering sekali curhat ke gue tentang masalah kerjaan, keluarga. Gue kenal rara udah cukup lama, udah hampir 7 tahun. Selama itu pun, rasanya Sayang gue ke dia, sudah bukan sebatas teman. Tapi kebalikan di rara. Kayanya biasa aja ke gue. Malam itu kami, menikmati percakapan melalui jari jemari hingga larut, yah sekitar jam dua belum beres juga. Insomnia karena itu. "Besok, ketemu...

MAAF, RASA INI BELUM PUNAH #CATATANAJIZ

Pagi itu, aku menikmati suasana kamar diiringi sebuah lagu yang tanpa sengaja ku dengar,  lagu yang mengingatkanku tentang seseorang yang dulu sempat menemaniku. Rasa senang, malu, sedih yang tercampur jadi satu tiba-tiba buyar oleh dering handphone yang sangat kencang. Panggilan masuk dari teman dekatku, Firman namanya. "Assalamualaikum" "Waalaikumsalam" "Ada apa, fir? tumben banget lu telpon pagi-pagi" "Gini, rud" Rud, itulah panggilanku dari namaku yang singkat Rudi. "Gini, rud. Sorry dadakan sebelumnya. Lu udah ada acara belum hari ini? Gue butuh orang nih jadi vokalis buat acara nikahan. Gue dapet project dari Badar. Lah, badar malah sakit hari ini, jadi gue inget lu juga kan sering manggung. Gimana bro?" "Gue kosong sih. Gak kemana-mana juga. Siap jam berapa nih?" "Oke deh sip. Untung lu bisa. Siap-siap aja jam 3 sore, nanti gue jemput" "Oke nanti kabari lagi aja yah bro" "Oke siap....

Bermanfaat Seperti Kecoa #CERPENAJIZ

Getaran Handphone disaku bajuku terasa saat aku berdiri. Mungkin pesan telah masuk. Benar saja. Ketika ku lihat, memang ada pesan. Pesan dari teman lamaku. Teman lama yang sudah begitu lama tak ada kabar berita. Meskipun aku sedikit repot dengan headset yang menghalangi pandangan ku ke layar handphone , dan dorongan dari kanan kiri depan belakang. Maklum, aku sedang berada di kereta di jam-jam pulang kerja. Padat sekali. Aku tetap berusaha membuka pesan itu. Takut penting pikirku. "Bro, apa kabar? Gue besok mau ke Bogor nih. lu ada acara gak? Ketemu yuk ada yang mau gue ceritain" temanku memang tidak lagi tinggal di bogor, sekarang dia tinggal di Surabaya. kalo tidak salah ada pekerjaan disana. "Alhamdulillah baik. Lu gimana? Baik juga kan. Besok gue gawe pagi. Paling nyampe rumah jam setengah 8 malem. Gimana? Ketemu di rumah apa di luar aja nih". Ya, aku senin-jum'at kerja. Kebetulan temanku mengajak ketemu hari Jum'at dimana aku harus bekerja. ...

Cerita-nya Sedikit Horor (Bagian 3)

Cerita Sebelumnya di Bagian 2   [Klik disini] Aku melirik ke yang lain, mereka tampak bingung. Aku berpikiran untuk menghitung jumlah kami, mungkin saja, ada dari kami bersepuluh yang tertinggal di luar sana. “tu,wa,ga,pat,ma,nem,juh,pan,lan,luh” lengkap. Lalu siapa yang memanggilku di luar sana. Aku bahkan tak bisa mengenali suaranya. Celah terbuka dan betapa kagetnya aku, melihat seseorang yang ada didepanku sekarang. “Faaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak” aku menghardik. Maaf kurang sopan. “Fir, buruan cabut, kita gak akan aman disini” ajak seseorang didepanku yang ternyata Aldi. Aku melirik ke belakang, ke tempat aldi dan duo kembar berada. Ternyata, Aldi gak ada. Aldi yang lain, yang ada didepanku sedikit tegang dan tetap menapakan kakinya dilantai-lantai. Jika melayang, mungkin itu bukan aldi. Lalu, siapakah aldi yang terjepit kasur itu? Horor kah ini. ada daya imajinasiku saja yang terlalu tinggi. “wait. lu siapa?” tanya si enam “gue Aldi, bro. Tadi gue ketinggal...

Cerita-nya Sedikit Horor (Bagian 2)

Cerita Sebelumnya di Bagian 1 [Klik disini] “kita dijebak” terdengar suara dari belakangku. “kalian dari mana?” tanya aldi  entah kesiapa. Mungkin kesemuanya. “kenapa kami harus jawab pertanyaan kamu, sedangkan kamu juga tak menjelaskan apapun” jelas salah satu dari si kembar. “oke, kami diundang kesini untuk harta karun, 19:30. Dan kami berdua.” Aku jelaskan “sama” serentak mereka menjawab. “minum dulu, fir” aldi melemparkan minumannya kearahku. Setelah itu, kami saling berkenalan. Aku lupa sama sekali nama mereka. Mungkin aldi ingat, biar nanti aku tanyakan dulu. Untuk memudahkan sebut saja mereka. Satu, Dua, Tiga, Empat, Lima, Enam, Tujuh, Delapan. Itu yang aku lakukan saat itu. Memberikan mereka nomor dan aku mendapatkan no.9 dan aldi no.10. Satu-Dua (si kembar baik-galak) Tiga-Empat (Sipenakut-pemain Basket) Lima-Enam (adi-kakak Ketua OSIS-fotographer) Tujuh-Delapan (Karateka-Saintis) Sembilan-Sepuluh (Aku-Aldi) 5 pasang yang sangat luar biasa. Kam...

Cerita-nya Sedikit Horor (Bagian 1)

Siang itu, aku menerima pesan elektronik di handphoneku dengan subjek “Harta Karun”. Adapun isi dari pesan tersebut adalah “Ajak 1 temanmu yang paling dipercaya dan katakan padanya (kita akan bersenang-senang dan menjadi kaya). Hanya 1 teman, bawa mental dan fisik yang kuat” Waktu : Kamis, 20 Juli 2017 19:30 Lokasi : terlampir Diharapkan tepat waktu. Semoga beruntung ................................................................................................................................................ Nanti malam, aku kebetulan tak ada rencana kemanapun, sempat mengabaikan. Tetapi ketika aku lihat kalau ternyata lokasinya dekat dari rumahku, aku jadi penasaran. Toh, kalaupun ini aneh, perampokan dan penculikan atau pembunuhan sekalipun, aku akan langsung pulang saja. Rasanya, aku sangat berpikiran positif sekali atau mungkin lebih tepatnya bodoh. Bodo amat. Rasa penasaran ini menutupi semuanya. Sekarang sudah jam 12:45. Aku langsung menghubungi Aldi. Rencananya a...

Penyedap Rasa : Curhat #3

Aku Iraha, aku bekerja bersama ayahku, namanya pak Rei. Di perusahaan Farmasi yaitu PT. Alfabet Labs, aku berkerja sebagai Analis di salah satu laboratorium perusahaan tersebut. Belum seminggu aku bekerja disana, aku sudah berbuat ulah, membuat ledakan yang luar biasa di laboratorium. Aku tak ingin ayah mengetahuinya. Baca cerita sebelumnya di [Penyedap Rasa : Bekerja Bersama Ayah #1] dan di [Penyedap Rasa :Kacau Balau Bro !! #2] Sebelumnya di [Penyedap Rasa] Kejadian itu membuat aku terkuras. lebih dari hari apapun.  Aku berbaring. lebih baik tidur saja. Tiba-tiba, ketukan pintu membuatku terbangun. aku berjalan menghampiri pintu dengan malas.  "sebentar" ketika aku buka, ternyata yang ada dihadapanku adalah pak Rei. "Lah, ayah?, Tumben sekali kemari?" tanpa menjawab pertanyaanku, ayahku malah bertanya. “sudah makan belum?” “belum yah, malas” “kita makan diluar saja, nak. Ganti bajumu. Ada yang mau ayah bicarakan pe...