Skip to main content

Posts

TERIMA KASIH IBU #CATATANAJIZ

Sore itu, di gerbong 5 kereta jurusan Jakarta Kota-Bogor berdiri seorang lelaki melewati penatnya keadaan pekerjaan. Lelaki itu bernama irfan. Ia tak bisa menahan otaknya untuk berselancar memikirkan segala hal yang dialaminya. Pikiran tentang pekerjaan, keluarga bahkan rindu pada ibunya. Rindu pada ibu adalah yang paling besar porsinya. Bagaimana tidak? Sudah lebih dari 3 bulan ia tak jumpa, dan hanya sesekali menelpon untuk menanyakan kabar saja. "Malam bu, apa kabar? Sehat bu?" tanya irfan via aplikasi berbagi pesan. Ia malu kalau harus telpon dikeadaannya sekarang. Nampak layar handphonenya berubah, nama "mamah" terlihat melakukan panggilan masuk. "Aduh" batin irfan. Irfan segan menerimanya. Ia diamkan sampai berakhir panggilan itu. "Maaf bu, aku masih di kereta. Nanti kalo udah dirumah aja yah" . Tak ada balasan dari mamahnya. Irfan anggap biasa, selain itu baterai di handphonenya pun sudah sekarat. "Fan, mamah tadi habis pa...

Netral Bukan Berarti Golput

Rabu, 17 April 2019 akan menjadi hari bersejarah untuk per-politik-an Indonesia. Mengapa demikian? Karena akan menjadi hari dimana terjadinya Pemilihan Langsung Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR-RI, DPRD Prov, DPRD Kota/ Kabupaten, serta DPD-RI. Serentak. Ingat, serentak. Berbeda dengan pemilu (pemilihan umum) sebelumnya. 1 Tahun Kebelakang, WNI direpotkan oleh kampanye berbagai partai politik, capres-cawapres, caleg dan segala visi misi didalamnya. Membingungkan, menyenangkan, memuakan, membangkitkan, menjengkelkan. Mungkin seperti itu tergambarkannya. Pemilu 2019 meriah dengan 16 Partai yang bertanding di kancah nasional dan 4 Partai Lokal Aceh. Pemilu 2019 juga menjadi ajang tanding ulang jagoan untuk memperebutkan tahta orang No. 1 di indonesia (Presiden). Tanding ulang dari Pemilu 2014 antara Bapak Joko Widodo dan Bapak Prabowo Subianto. Petahana yang juga Presiden Indonesia 2014-2019 Bapak Jokowi berpasangan dengan Kiyai Ma'ruf Amin, sedangkan penantangnya Bapak Pra...

MANUSIA PERLU PAKAI HATI #CATATANAJIZ

"Bro, hari ini jadi ke kampus?" tulisan yang kulihat dipesan singkat di handphoneku "Iya bro, jadi. Paling aku aga telat datangnya, ada masalah di jalan nih".. ------- Ilham (Ketua Panitia) sekaligus teman dekatku mengajakku untuk hadir di acaranya. Acara yang dihadiri beberapa penulis pemula. Karena ku sudah lama tertarik dengan dunia penulisan, aku pun tak ragu untuk datang. Ajakannya cukup menarik. " ren, nanti ketemuan dulu di kantor gue yah!" ajak ilham. "Aku langsung ke kampus saja ham. Takut nanti terlalu lama. Ada beberapa masalah dulu nih" Jawab ku yang memang sedang mengurusi masalah, yang sebenarnya bukan masalahku. ........ Akhirnya aku memang telat kira-kira 10 menit hadir diacara tersebut. Aku langsung saja menghampiri ilham yang memang sedang memantau kelangsungan acara. "Hei, bro rendi, apa kabar lu?, telat gini, ada apa sih memang?" tanya ilham "Hei bro, maaf nih, aku tadi ada sedikit masalah". ...

SULITNYA MENANGKAP UDARA #CATATANAJIZ

Njiiir, baru aja kemaren bilang mau ketemu, sekarang entah dimana. Gue mau cerita aja nih, bingung harus ngapain lagi. Kalo gue penyanyi mungkin udah bikin lagu dari cerita ini. Kalimat pertama ditulisan ini adalah cermin dari kebingungan gue terhadap seseorang. "Nif, kamu lagi sibuk ga?" begitu WhatApp yang masuk dengan nama kontak Rara, kemaren malem. "Engga ra, gue lagi selow ko. Ada apa nih malem-malem" yah, waktu gue liat jam, emang udah jam 11 malem. "Mau curhat dong, masalah kerjaan nih" bales rara. "Yap, cerita aja. Ada apa lagi nih?" memang rara sangat sering sekali curhat ke gue tentang masalah kerjaan, keluarga. Gue kenal rara udah cukup lama, udah hampir 7 tahun. Selama itu pun, rasanya Sayang gue ke dia, sudah bukan sebatas teman. Tapi kebalikan di rara. Kayanya biasa aja ke gue. Malam itu kami, menikmati percakapan melalui jari jemari hingga larut, yah sekitar jam dua belum beres juga. Insomnia karena itu. "Besok, ketemu...

MAAF, RASA INI BELUM PUNAH #CATATANAJIZ

Pagi itu, aku menikmati suasana kamar diiringi sebuah lagu yang tanpa sengaja ku dengar,  lagu yang mengingatkanku tentang seseorang yang dulu sempat menemaniku. Rasa senang, malu, sedih yang tercampur jadi satu tiba-tiba buyar oleh dering handphone yang sangat kencang. Panggilan masuk dari teman dekatku, Firman namanya. "Assalamualaikum" "Waalaikumsalam" "Ada apa, fir? tumben banget lu telpon pagi-pagi" "Gini, rud" Rud, itulah panggilanku dari namaku yang singkat Rudi. "Gini, rud. Sorry dadakan sebelumnya. Lu udah ada acara belum hari ini? Gue butuh orang nih jadi vokalis buat acara nikahan. Gue dapet project dari Badar. Lah, badar malah sakit hari ini, jadi gue inget lu juga kan sering manggung. Gimana bro?" "Gue kosong sih. Gak kemana-mana juga. Siap jam berapa nih?" "Oke deh sip. Untung lu bisa. Siap-siap aja jam 3 sore, nanti gue jemput" "Oke nanti kabari lagi aja yah bro" "Oke siap....

Bermanfaat Seperti Kecoa #CERPENAJIZ

Getaran Handphone disaku bajuku terasa saat aku berdiri. Mungkin pesan telah masuk. Benar saja. Ketika ku lihat, memang ada pesan. Pesan dari teman lamaku. Teman lama yang sudah begitu lama tak ada kabar berita. Meskipun aku sedikit repot dengan headset yang menghalangi pandangan ku ke layar handphone , dan dorongan dari kanan kiri depan belakang. Maklum, aku sedang berada di kereta di jam-jam pulang kerja. Padat sekali. Aku tetap berusaha membuka pesan itu. Takut penting pikirku. "Bro, apa kabar? Gue besok mau ke Bogor nih. lu ada acara gak? Ketemu yuk ada yang mau gue ceritain" temanku memang tidak lagi tinggal di bogor, sekarang dia tinggal di Surabaya. kalo tidak salah ada pekerjaan disana. "Alhamdulillah baik. Lu gimana? Baik juga kan. Besok gue gawe pagi. Paling nyampe rumah jam setengah 8 malem. Gimana? Ketemu di rumah apa di luar aja nih". Ya, aku senin-jum'at kerja. Kebetulan temanku mengajak ketemu hari Jum'at dimana aku harus bekerja. ...

Sebuah Tulisan Terakhir : 5 Bukti Ucapan adalah sebuah Do'a

Selamat malam. Maaf salamnya seperti itu karena penulis menulis tulisan ini pada malam hari. Jika kalian membacanya pada siang hari, mohon maaf bukan berarti tulisan ini salah. Maka kembalilah lagi membaca di malam harinya. Ok!! Ya, pertama saya ucapkan "Terima kasih" atas kunjungannya dan penyediaan waktunya ditengah kesibukan kalian (para pembaca) untuk membaca tulisan ini. Seperti judulnya, ini adalah tulisan terakhir saya, yang saya tulis hanya untuk kalian yang setia membaca tulisan saya, meskipun terkadang terpaksa. Pada kesempatan kali ini, saya Lukman Ajiz akan mendedikasikan waktu untuk menulis ini, sedih rasanya ketika menerima kenyataan bahwa ini adalah tulisan terakhir saya. Dan pada kesempatan ini pula, saya akan menyediakan pengalaman saya dalam bentuk tulisan. Hal yang jarang sekali terjadi. Agak sedikit formal dalam bentuk kata-kata, tidak seperti biasanya, jadi mohon maaf. "UCAPAN adalah sebuah DO'A" Banyak sekali orang yang menggunakan k...